CITRAPEDIA | PT Pegadaian (Persero) Kantor Wilayah X Jawa Barat terus menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Non-PUMK bertajuk “Mengetuk Pintu Langit” (MPL).
Program tersebut dilaksanakan secara rutin dan serentak melalui 57 kantor cabang Pegadaian di wilayah Jawa Barat. Kegiatan diwujudkan dengan penyaluran bantuan berupa makanan siap saji atau paket makanan kepada masyarakat yang membutuhkan di sekitar wilayah operasional perusahaan.
Program MPL dilaksanakan setiap Jumat pada minggu pertama setiap bulan dan dijadwalkan berlangsung selama periode Februari hingga Desember 2026.
Menariknya, program ini tidak hanya berorientasi pada bantuan sosial. Pegadaian juga melibatkan pelaku UMKM, mitra binaan, serta masyarakat sekitar dalam penyediaan paket makanan. Dengan demikian, kegiatan sosial tersebut sekaligus turut mendorong perputaran ekonomi lokal.
Pemimpin Wilayah PT Pegadaian (Persero) Kanwil X Jawa Barat, Eko Supriyanto, mengatakan program Mengetuk Pintu Langit merupakan bentuk kepedulian perusahaan untuk terus hadir memberikan manfaat bagi masyarakat.
«“Program Mengetuk Pintu Langit ini merupakan wujud nyata kepedulian dan ikhtiar berkelanjutan dari PT Pegadaian untuk terus hadir dan memberikan dampak positif bagi masyarakat, khususnya dalam membantu memenuhi kebutuhan pangan warga di sekitar wilayah operasional kami,” ujar Eko.»
Menurutnya, keterlibatan 57 kantor cabang di Jawa Barat diharapkan dapat memperkuat semangat berbagi sekaligus menggerakkan ekonomi kerakyatan melalui pelibatan UMKM lokal.
“Melalui kolaborasi dan keterlibatan langsung 57 Kantor Cabang di Jawa Barat, kami berharap semangat berbagi ini tidak hanya meringankan beban sesama, tetapi juga mempererat kebersamaan dan menggerakkan ekonomi kerakyatan melalui pelibatan UMKM lokal,” tambahnya.
Melalui program yang dilaksanakan secara konsisten tersebut, Pegadaian berharap nilai kebersamaan, empati, dan tanggung jawab sosial terus tumbuh. Program ini sekaligus menjadi upaya memperkuat hubungan harmonis antara perusahaan dengan masyarakat di sekitar wilayah operasionalnya.***





