Bupati Jeje Ultimatum ASN Pelayanan Publik: Tak Ramah Siap-siap Disanksi ‎

‎CITRAPEDIA | Keluhan masyarakat terkait pelayanan publik di Kabupaten Bandung Barat (KBB) yang sempat viral di media sosial mendapat perhatian serius dari Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail.

‎Menanggapi berbagai kritik tersebut, Bupati Jeje menegaskan pentingnya perubahan sikap dan budaya pelayanan di kalangan aparatur sipil negara (ASN), terutama yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

<span;>‎Hal itu disampaikan Bupati Jeje saat memimpin apel di Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Bandung Barat, Selasa sore (5/5/2026).
<span;>‎
<span;>Dalam kesempatan tersebut, ia mengaku membaca berbagai komentar masyarakat yang menyoroti sikap petugas pelayanan yang dinilai kurang ramah.

<span;>‎“Saya baca hampir semua komentar. Rata-rata keluhannya soal pelayanan yang tidak ramah,” ujar nya.

‎Ia bahkan mencontohkan salah satu komentar warga yang menyarankan agar petugas pelayanan publik mendapatkan pelatihan terkait pelayanan. Warga tersebut menilai masih ada petugas yang memberikan informasi dengan nada ketus kepada masyarakat yang datang mengurus administrasi.

<span;>‎Menanggapi hal itu, Bupati Jeje menekankan dua hal penting kepada para ASN. Pertama, ia meminta ASN yang merasa tidak siap melayani masyarakat dengan baik agar melapor kepada pimpinan untuk dipindahkan dari posisi pelayanan.

‎“Apa susahnya melayani masyarakat dengan senyuman? Senyum itu ibadah. Kalau tidak bisa senyum berarti kerjanya tidak pakai hati,” tegasnya.

‎Menurutnya, masyarakat yang datang ke kantor pelayanan seringkali memiliki keterbatasan informasi, sehingga membutuhkan pelayanan yang ramah dan informatif dari petugas.

‎Selain itu, Bupati juga memberikan waktu 30 hari untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelayanan publik di Bandung Barat. Jika dalam kurun waktu tersebut masih ada keluhan serupa dari masyarakat, ia memastikan akan mengambil tindakan tegas.

‎“Kalau masih ada komplain, yang kena justru saya sebagai bupati. Padahal yang berhadapan langsung dengan masyarakat itu bapak ibu semua. Jadi mari kita ubah budaya malas dan budaya tidak ramah agar masyarakat nyaman datang ke sini,” katanya.

‎Jeje mengaku yakin masih banyak ASN di Bandung Barat yang memiliki komitmen bekerja dengan hati dan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

<span;>‎Di sisi lain, ia juga menegaskan tidak akan mentoleransi praktik percaloan dalam pelayanan administrasi kependudukan maupun layanan publik lainnya. ASN yang terbukti bekerja sama dengan calo akan langsung diperiksa oleh Inspektorat dan dapat dijatuhi sanksi berat.

‎“Kalau terbukti bekerja sama dengan calo, akan kami investigasi dan bisa langsung diberhentikan secara tidak hormat,” tegasnya.

‎Bupati juga mengungkapkan bahwa persoalan pelayanan publik sudah lama menjadi sorotan masyarakat sejak awal dirinya menjabat. Karena itu, ia berharap seluruh ASN dapat berbenah dan memperbaiki kualitas pelayanan.

‎“Kita ingin masyarakat kembali percaya bahwa pelayanan publik di Bandung Barat bisa lebih baik lagi di masa kepemimpinan saya,” tuturnya.

‎Ia kembali mengingatkan bahwa ASN adalah pelayan masyarakat dan harus mampu memberikan pelayanan terbaik dengan sikap ramah dan profesional.

<span;>‎“Masyarakat adalah raja. Mereka sudah mempercayakan kita untuk melayani mereka,” pungkasnya.***

You cannot copy content of this page