CITRAPEDIA | Pemerintah Kabupaten Bandung Barat melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) AMANAH dalam rangka menjaga stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP), Senin (24/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Lapang CV Cahaya Gumilang, Kampung Babakan Cinta RT 001/RW 004, Desa Pasirhalang, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, tersebut sekaligus menjadi bagian dari rangkaian HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 dan Milangkala Desa Pasirhalang ke-156.
Kepala DKPP Kabupaten Bandung Barat, Dr. H. M. Lukmanul Hakim, M.Si., yang juga bertindak sebagai ketua panitia, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
“Pada kesempatan yang baik dan berkah ini, saya mengucapkan selamat datang dan terima kasih yang sebesar-besarnya atas dukungan serta partisipasi semua pihak sehingga kegiatan Gerakan Pangan Murah AMANAH dapat dilaksanakan,” ujar Lukmanul Hakim.
Menurutnya, pelaksanaan GPM merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menjaga stabilitas pasokan, harga dan distribusi pangan, sebagaimana amanat Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan.
Program tersebut dilaksanakan melalui kolaborasi Badan Pangan Nasional, Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Provinsi Jawa Barat, DKPP Kabupaten Bandung Barat serta Bank Indonesia (BI).
Lukmanul Hakim menjelaskan, luas wilayah dan jumlah penduduk Kabupaten Bandung Barat menjadi tantangan tersendiri dalam memastikan kebutuhan pangan masyarakat tetap terpenuhi secara cukup, aman, bermutu, beragam, merata dan terjangkau.
Berdasarkan data yang disampaikan dalam kegiatan tersebut, Kabupaten Bandung Barat memiliki luas wilayah sekitar 1.305,77 kilometer persegi, terdiri dari 16 kecamatan dan 165 desa, dengan jumlah penduduk mencapai sekitar 1.859.600 jiwa berdasarkan KBBDA 2024.
“Pemenuhan pangan masyarakat harus menjadi perhatian kita bersama agar ketahanan pangan Kabupaten Bandung Barat dapat terwujud dengan baik,” katanya.
Gerakan Pangan Murah AMANAH juga menjadi langkah pemerintah untuk mengantisipasi gejolak harga sejumlah komoditas pangan yang berpotensi memengaruhi inflasi.
Sejumlah komoditas yang menjadi perhatian antara lain beras, cabai rawit, cabai keriting, bawang merah, bawang putih dan telur ayam.
Dalam kegiatan tersebut, masyarakat dapat memperoleh berbagai kebutuhan pangan dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan harga pasar.
Adapun komoditas yang disediakan dalam GPM AMANAH meliputi beras, minyak goreng, gula, telur, daging sapi, daging ayam, cabai rawit, cabai keriting, bawang merah dan bawang putih, serta komoditas pangan lainnya.
Pemerintah berharap program tersebut dapat menjadi wujud nyata kehadiran pemerintah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam memperoleh bahan pangan berkualitas dengan harga terjangkau.
Selain membantu masyarakat, program tersebut diharapkan mampu mengurangi disparitas harga antara produsen dan konsumen sekaligus menjaga daya beli masyarakat.
Kegiatan Gerakan Pangan Murah AMANAH di Desa Pasirhalang diharapkan tidak hanya memberikan manfaat langsung bagi masyarakat melalui pangan dengan harga terjangkau, tetapi juga memperkuat sinergi pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan dan stabilitas harga di Kabupaten Bandung Barat.***





