CITRAPEDIA | Menjelang arus mudik Lebaran 2026 atau Idulfitri 1447 Hijriah, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bandung Barat menyiapkan pengawasan lalu lintas berbasis teknologi guna mengantisipasi lonjakan kendaraan yang melintas di wilayah tersebut.
Kabupaten Bandung Barat diperkirakan menjadi salah satu jalur yang cukup ramai dilalui pemudik, baik kendaraan roda dua maupun roda empat. Peningkatan volume kendaraan diprediksi terjadi menjelang puncak arus mudik.
Untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas, Dishub Bandung Barat mengoperasikan sistem Area Traffic Control System (ATCS) yang terhubung dengan ratusan kamera pemantau di sejumlah titik strategis.
Kepala Dishub Bandung Barat, Mochamad Ridwan, mengatakan pihaknya telah menyiagakan petugas di pusat kendali ATCS untuk memonitor kondisi lalu lintas secara langsung selama periode mudik berlangsung.
“ATCS akan kami operasikan untuk memantau arus mudik nanti,” ujar Ridwan, Kamis (11/3/2026).
Ia menjelaskan, saat ini terdapat 129 kamera pengawas yang tersebar di 59 titik persimpangan dan jalur arteri di wilayah Bandung Barat. Seluruh kamera tersebut terhubung langsung dengan ruang kontrol sehingga kondisi lalu lintas dapat dipantau secara real-time.
Menurutnya, dengan sistem pemantauan tersebut petugas dapat segera mendeteksi potensi kemacetan atau gangguan lalu lintas yang terjadi di lapangan.
“Melalui pemantauan real-time, petugas bisa langsung mengambil langkah pengaturan lalu lintas atau berkoordinasi dengan petugas di lapangan,” jelasnya.
Ridwan berharap keberadaan sistem ATCS ini dapat membantu menjaga kelancaran arus kendaraan serta meningkatkan keselamatan para pemudik yang melintasi wilayah Bandung Barat selama periode mudik Lebaran 2026.
Dengan pengawasan berbasis teknologi tersebut, diharapkan perjalanan masyarakat menuju kampung halaman dapat berlangsung lebih aman, nyaman, dan lancar.***





