Berita  

Faisal Haris Pimpin JWI Jabar, Dorong Wartawan Adaptif di Tengah Perubahan Media

CITRAPEDIA | Jajaran Wartawan Indonesia (JWI) Jawa Barat memasuki babak baru setelah Faisal Haris dipercaya memimpin Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) JWI Jawa Barat untuk periode 2026–2030.

Kepemimpinan tersebut diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus meningkatkan profesionalisme wartawan di tengah perkembangan industri media yang semakin dinamis.

Faisal Haris menilai organisasi wartawan tidak cukup hanya memiliki struktur kelembagaan yang kuat. Lebih dari itu, organisasi harus mampu memberikan ruang bagi peningkatan kompetensi, pemahaman hukum pers, literasi digital, serta penerapan kode etik jurnalistik.

“Saya melihat amanah ini sebagai tanggung jawab untuk membangun organisasi yang solid, profesional, independen, dan mampu memberikan manfaat nyata bagi para wartawan serta masyarakat Jawa Barat. JWI harus menjadi organisasi yang menjunjung tinggi etika, hukum, profesionalisme, dan kepentingan publik,” ujar Faisal Haris.

Menurutnya, perkembangan teknologi dan media digital telah membawa perubahan besar dalam dunia jurnalistik. Kecepatan penyebaran informasi harus diimbangi dengan kemampuan wartawan melakukan verifikasi serta menyajikan berita berdasarkan fakta dan data.

Karena itu, peningkatan kapasitas wartawan menjadi salah satu perhatian dalam kepemimpinannya. Pendidikan dan pelatihan jurnalistik, penguatan pemahaman hukum pers, literasi digital, serta pengembangan kemampuan organisasi dinilai penting untuk menghadapi tantangan pers ke depan.

Faisal juga menekankan pentingnya menjaga independensi pers dalam menjalankan fungsi kontrol sosial. Menurutnya, wartawan harus mampu bersikap kritis namun tetap mengedepankan etika dan tanggung jawab terhadap masyarakat.

“Pers harus tetap menjalankan fungsi kontrol sosial. Namun, kontrol sosial harus dilakukan secara bertanggung jawab, berdasarkan fakta, data, dan kepentingan masyarakat. Kritik tidak boleh kehilangan etika, dan kebebasan pers harus selalu disertai tanggung jawab,” tegasnya.

Selain penguatan kompetensi, konsolidasi organisasi juga menjadi bagian penting dalam kepemimpinan JWI Jawa Barat periode 2026–2030. Faisal berharap komunikasi dan koordinasi antara DPW dengan jajaran JWI di berbagai daerah dapat semakin solid.

Ia juga menilai hubungan organisasi wartawan dengan pemerintah, aparat penegak hukum, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat perlu dibangun secara profesional dan proporsional.

Dengan pengalaman di bidang organisasi, komunikasi, hukum, ekonomi, dan manajemen, Faisal Haris diharapkan mampu membawa JWI Jawa Barat menjadi organisasi yang semakin modern, profesional, independen, dan berintegritas.

Kepemimpinan baru tersebut sekaligus diharapkan dapat memperkuat peran JWI dalam menjaga kualitas kehidupan pers di Jawa Barat, meningkatkan kapasitas wartawan, serta mendorong terciptanya ekosistem informasi publik yang sehat dan bertanggung jawab.***nya

You cannot copy content of this page