Ngatiyana Tekankan Kolaborasi Eksekutif-Legislatif, Kepentingan Warga Cimahi Jadi Prioritas

CITRAPEDIA | Sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menjadi salah satu hal yang ditekankan dalam upaya mendorong pembangunan dan meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kota Cimahi.

Wali Kota Cimahi Ngatiyana menyampaikan pentingnya kesamaan visi dan koordinasi antarlembaga saat menghadiri bimbingan teknis (bimtek) bagi Anggota DPRD Kota Cimahi bersama jajaran Forkopimda, Senin (5/10/2026). Dalam kegiatan tersebut, Ngatiyana turut memberikan materi mengenai pentingnya kebersamaan dalam menjalankan pemerintahan.

Menurutnya, pembangunan daerah membutuhkan keterlibatan seluruh unsur pemerintahan dengan tetap menjalankan tugas dan kewenangan masing-masing. Tanpa koordinasi yang baik, pelaksanaan program pembangunan berpotensi tidak berjalan optimal.

“Saya meyakini, kemajuan daerah membutuhkan kebersamaan dan komitmen yang kuat dari seluruh unsur pemerintahan. Perbedaan pandangan adalah bagian dari demokrasi, namun kepentingan masyarakat harus selalu menjadi tujuan utama,” ujar Ngatiyana.

Ia menilai, perbedaan pandangan antara eksekutif dan legislatif merupakan hal yang wajar dalam sistem demokrasi. Namun, perbedaan tersebut perlu disikapi melalui komunikasi terbuka dan dialog konstruktif agar tidak menghambat pelaksanaan program pembangunan.

Bagi Ngatiyana, hubungan kerja yang harmonis bukan berarti menghilangkan perbedaan pendapat, melainkan membangun kesepahaman agar setiap kebijakan dan program yang dijalankan tetap berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Karena itu, ia mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat kolaborasi, menjaga kekompakan, serta mengoptimalkan koordinasi dalam perencanaan, pengawasan, dan pelaksanaan pembangunan daerah.

“Mari terus jaga kekompakan, perkuat kolaborasi, dan satukan langkah untuk menghadirkan Cimahi yang semakin maju, agamis, nyaman, teladan, aman, dan produktif, sehingga dapat lebih menyejahterakan masyarakat Kota Cimahi,” ajaknya.

Ngatiyana berharap, pesan kebersamaan yang disampaikan dalam kegiatan bimtek tidak berhenti pada forum diskusi, tetapi diterapkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.

Dengan demikian, komunikasi antara pemerintah daerah, DPRD, Forkopimda, dan pemangku kepentingan lainnya dapat terus terjaga, termasuk ketika menghadapi perbedaan pandangan dalam menentukan arah kebijakan.

Ia menegaskan pentingnya menjaga kebersamaan sebagai bagian dari upaya mendorong pembangunan yang selaras, efektif, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat Kota Cimahi.

Melalui penguatan koordinasi antarlembaga, berbagai program daerah diharapkan dapat terlaksana secara lebih terarah dan memberikan manfaat nyata bagi warga.***Wan.

You cannot copy content of this page