Pegadaian Perkuat Ekosistem Bullion Indonesia

CITRAPEDIA |Peringatan satu tahun kegiatan unit usaha Bullion Indonesia menjadi momentum penting dalam penguatan ekosistem emas sebagai instrumen keuangan di Tanah Air. Kegiatan yang digelar Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia tersebut juga dirangkaikan dengan peluncuran Indonesia Bullion Ecosystem Roadmap dengan tema “Consolidating the First Year, Strengthening the Next Phase.”

Dalam kesempatan itu, PT Pegadaian menegaskan perannya sebagai salah satu motor penggerak pengembangan ekosistem bullion nasional. Selama satu tahun terakhir, Pegadaian telah mengintegrasikan berbagai layanan seperti Tabungan Emas dan Cicil Emas ke dalam infrastruktur Bullion Bank atau layanan bank emas yang lebih modern, aman, dan terintegrasi secara nasional.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, memberikan apresiasi kepada Pegadaian dan para pelaku usaha bullion lainnya atas kontribusi mereka dalam membangun ekosistem investasi emas yang semakin kuat di Indonesia.

Menurut Airlangga, langkah strategis yang dilakukan Pegadaian dalam mengembangkan layanan berbasis emas telah memberikan dampak positif terhadap penguatan struktur ekonomi nasional.

“Dengan infrastruktur yang matang dan strategi yang tepat, Pegadaian mampu menjadikan emas sebagai salah satu pilar kekuatan finansial masyarakat,” ujarnya, Rabu 11/3/2026.

Sementara itu, Direktur Utama PT Pegadaian, Damar Latri Setiawan, menyampaikan bahwa pencapaian selama satu tahun ini menjadi fondasi penting untuk pengembangan bisnis bullion ke tahap yang lebih luas.

“Pegadaian berkomitmen menjalankan mandat pemerintah dalam mengoptimalkan potensi emas nasional. Saat ini Pegadaian memiliki produk layanan Bank Emas yang cukup lengkap, dan ke depan akan terus dilakukan penyempurnaan serta pengembangan agar memberikan manfaat lebih besar bagi masyarakat,” kata Damar.

Di tingkat daerah, Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil X Jawa Barat, Eko Supriyanto, menyatakan pihaknya siap mempercepat pengembangan ekosistem bullion di wilayah Jawa Barat.

Menurutnya, minat masyarakat terhadap investasi emas di Jawa Barat terus meningkat. Melalui integrasi layanan bullion tersebut, Pegadaian ingin memastikan masyarakat dapat mengakses layanan emas yang tidak hanya aman sebagai instrumen lindung nilai, tetapi juga produktif sebagai aset finansial yang likuid.

Dalam kegiatan tersebut, Menko Perekonomian juga menyerahkan roadmap pengembangan Unit Usaha Bullion untuk satu tahun ke depan. Roadmap ini dirancang untuk mengintegrasikan seluruh rantai pasok ekonomi emas di Indonesia, mulai dari sektor hulu hingga hilir, sehingga mampu menciptakan nilai tambah yang lebih besar bagi perekonomian nasional.

Dengan dukungan pemerintah dan sinergi berbagai pihak, Pegadaian optimistis ekosistem bullion di Indonesia akan terus berkembang dan menjadi salah satu pilar penting dalam memperkuat sektor keuangan nasional serta mendorong inklusi keuangan masyarakat.***

You cannot copy content of this page