Bappelitbangda KBB Mantapkan Kebijakan Berbasis Riset, Kepala Bidang Litbang Dorong Pemerintahan Lebih Inovatif

Citrapedia.id |Penguatan kebijakan pembangunan berbasis riset kini semakin menjadi fokus utama Pemerintah Kabupaten Bandung Barat. Melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda), arah pembangunan daerah disusun secara lebih terstruktur dengan mengedepankan kajian ilmiah dan kolaborasi strategis bersama perguruan tinggi.

Pendekatan ini tidak hanya mendorong terbentuknya tata kelola pemerintahan yang adaptif dan responsif, tetapi juga mempertegas visi Bandung Barat sebagai daerah yang siap bersaing melalui inovasi dan pengetahuan.

Riset Jadi Pondasi Perumusan Kebijakan

Kepala Bidang Litbang Bappelitbangda KBB, Drs. Rambey Solihin Parulian, M.Si., menegaskan bahwa kajian akademik memegang peran sentral dalam proses perumusan kebijakan daerah.

“Kajian akademik ini kami arahkan untuk memberikan landasan kuat bagi perumusan kebijakan berbasis bukti (evidence-based policy). Fasilitasi inovasi daerah juga kami lakukan untuk meningkatkan mutu penyelenggaraan pemerintahan,” ujarnya pada Jumat (3/10/2025).

Melalui pendekatan ilmiah, setiap keputusan pembangunan diharapkan dapat memiliki dampak lebih terukur dan berkelanjutan.

Rencana Induk Iptek: Arah Baru Lima Tahun ke Depan

Penelitian dan inovasi masuk sebagai dua pilar penting dalam penyusunan Rencana Induk Pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Iptek) Bandung Barat. Dokumen jangka menengah ini disusun bersama FISIP Universitas Padjadjaran (Unpad) dan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

  • Rencana induk tersebut diarahkan untuk:
  • memperkuat daya saing daerah,
  • menghadirkan layanan publik yang lebih berkualitas,

serta merumuskan solusi berbasis ilmu pengetahuan bagi persoalan-persoalan mendasar, termasuk pengurangan kemiskinan dan pengembangan sektor unggulan seperti pertanian.

Langkah ini menjadi simbol keseriusan pemerintah daerah dalam membangun visi pembangunan berbasis pengetahuan.

Inovasi Daerah Tumbuh Menjadi Gerakan Kolektif

Untuk menumbuhkan ekosistem inovasi yang lebih merata, Litbang KBB secara konsisten menyelenggarakan penjaringan dan lomba inovasi daerah. Kegiatan tersebut melibatkan berbagai unsur, mulai dari pelajar, perangkat daerah, kecamatan, puskesmas, hingga kelompok masyarakat.

Pada tahun 2024, sebanyak 187 inovasi daerah berhasil dihimpun. Beberapa di antaranya melaju ke tingkat provinsi dan nasional.

“Tahun ini, tujuh inovasi lolos seleksi administrasi untuk bersaing di tingkat Jawa Barat, dan sepuluh inovasi telah disetujui dalam penilaian Indeks Inovasi Daerah Kemendagri,” jelas Rambey.

Menuju Pemerintahan yang Lebih Cerdas dan Berbasis Bukti

Melalui penguatan riset dan inovasi yang dijalankan secara terencana, Kabupaten Bandung Barat tengah membangun landasan kokoh bagi penyelenggaraan pemerintahan yang lebih modern dan partisipatif. Sinergi antara pemerintah, akademisi, dan masyarakat menjadi penentu kuat dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan berbasis bukti.

Penguatan kebijakan berbasis riset di Kabupaten Bandung Barat terus dimantapkan melalui kajian akademik, inovasi daerah, dan kolaborasi dengan perguruan tinggi untuk membangun pemerintahan yang lebih adaptif, inovatif, dan berdaya saing.***Bappelitbangda Bandung Barat.

You cannot copy content of this page