Pegadaian Masuk 10 Besar BUMN, Kanwil Jabar Perketat Pengawasan Layanan

CITRAPEDIA | Pencapaian PT Pegadaian (Persero) yang menempati peringkat kedelapan dalam ajang Danantara Indonesia CX100 Award 2026 menjadi dorongan bagi perusahaan untuk memastikan kualitas pelayanan nasabah tetap terjaga hingga tingkat cabang.

PT Pegadaian (Persero) Kantor Wilayah X Jawa Barat menegaskan komitmennya memperkuat pengawasan dan evaluasi layanan di seluruh unit operasional. Langkah ini dilakukan agar standar pelayanan yang mengantarkan Pegadaian masuk 10 besar BUMN dengan layanan terbaik dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Penghargaan tersebut diumumkan dalam acara Danantara Indonesia CX100 Award 2026 di Wisma Danantara, Jakarta, Selasa (13/10/2026). Pegadaian berhasil menempati posisi kedelapan dari ratusan entitas BUMN yang dievaluasi.

Pemimpin Wilayah PT Pegadaian (Persero) Kanwil X Jawa Barat, Eko Supriyanto, menilai pencapaian tersebut bukan semata-mata bentuk pengakuan terhadap perusahaan, melainkan tanggung jawab untuk menjaga konsistensi mutu pelayanan kepada nasabah.

Menurut Eko, pengawasan dan pembinaan akan terus dilakukan terhadap jajaran Deputi Bisnis Area, pimpinan cabang, hingga petugas yang berinteraksi langsung dengan masyarakat.

“Apresiasi publik ini adalah amanah. Tugas utama kami adalah mengawasi, mendampingi, dan memastikan kualitas layanan yang unggul tersebut benar-benar diaplikasikan oleh seluruh Deputi Bisnis Area, Pimpinan Cabang, dan petugas di lapangan,” tegas Eko.

Perkuat Layanan Digital dan Keamanan Aset

Upaya meningkatkan pengalaman nasabah juga dilakukan melalui pengembangan layanan digital dan penguatan tata kelola operasional. Sejumlah inovasi yang dikembangkan Pegadaian antara lain aplikasi Tring! by Pegadaian, ATM Emas Pegadaian, serta standardisasi layanan kustodi atau penyimpanan emas melalui sertifikasi ISO 9001:2015.

Eko mengatakan, implementasi kerangka kerja Customer Experience (CX100) akan terus dipantau dan dievaluasi secara berkala di wilayah Jawa Barat.

Evaluasi tersebut mencakup optimalisasi edukasi digital, layanan prioritas, transparansi transaksi, hingga perlindungan aset nasabah. Pegadaian juga berupaya memastikan kualitas layanan tetap konsisten, baik di wilayah perkotaan maupun daerah yang jauh dari pusat aktivitas ekonomi.

“Standarisasi mutu layanan Top 10 BUMN ini harus memberikan nilai tambah yang nyata bagi nasabah, tidak peduli apakah mereka bertransaksi di kota besar maupun di pelosok Jawa Barat. Inovasi layanan fisik maupun digital harus seirama di lapangan,” ujarnya.

Selain capaian di Danantara CX100 Award 2026, Pegadaian juga meraih 10 penghargaan dalam ajang The Best Contact Center Indonesia (TBCCI) 2026 serta Bronze Winner pada IPMA Global Project Excellence Award 2026 di Hiroshima, Jepang.

Berbagai pencapaian tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan memperkuat transformasi pelayanan dan menjaga kepercayaan masyarakat.

Ke depan, Pegadaian Kanwil X Jawa Barat berkomitmen melanjutkan inovasi sekaligus memperketat kontrol kualitas operasional. Upaya ini diharapkan mampu memperluas akses layanan keuangan, meningkatkan kenyamanan bertransaksi, serta mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Bagi Pegadaian, keberhasilan transformasi layanan tidak hanya diukur dari penghargaan yang diperoleh, tetapi juga dari konsistensi pelayanan dan kepercayaan nasabah dalam setiap transaksi.***

You cannot copy content of this page