Bandung Barat | citrapedia.id – Asep Miftah Sopian resmi dilantik sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bandung Barat (KBB) melalui mekanisme Pergantian Antar Waktu (PAW) periode 2024–2029. Pelantikan dilakukan oleh Ketua DPRD KBB, M. Mahdi, dalam Rapat Paripurna di Gedung DPRD KBB, Jalan Ngamprah–Cisarua, Kamis (23/10/2025).
Asep menggantikan almarhum Lili Suheli, anggota Fraksi Golkar yang wafat di tanah suci Mekkah beberapa bulan lalu. Dalam sambutannya, Asep menyampaikan tekad untuk meneruskan perjuangan dan cita-cita politik almarhum, sekaligus menghadirkan warna baru lewat idealisme seorang aktivis.
“Saya akan melanjutkan perjuangan almarhum, mendengarkan aspirasi konstituen beliau, dan memperjuangkannya di dewan. Sekaligus membawa semangat idealisme yang selama ini saya pegang sebagai aktivis,” ujar Asep usai pelantikan.
Menurutnya, ada sejumlah pekerjaan rumah yang ditinggalkan almarhum di daerah pemilihan (Dapil) I, yang kini menjadi fokus utamanya.
“Banyak hal yang sudah digarap Pak Lili dan belum selesai. Itu jadi tanggung jawab moral saya untuk melanjutkannya,” ucapnya.
Asep yang juga menjabat sebagai Ketua DPD Partai Golkar KBB menegaskan, dirinya akan tetap menjaga karakter kritis meski kini berada di lembaga legislatif.
“Insha Allah saya tetap mempertahankan idealisme. Sebagai wakil rakyat, fungsi pengawasan harus berjalan, walau saya kader partai,” katanya.
Berbekal pengalaman panjang di dunia aktivisme, Asep menilai peran dewan bukan sekadar formalitas politik, melainkan wadah perjuangan masyarakat.
“Bagi saya, jadi anggota dewan itu bukan akhir, tapi awal untuk mengabdi lebih nyata bagi tanah kelahiran sendiri,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua DPRD KBB M. Mahdi berharap kehadiran Asep bisa memperkuat sinergi di Komisi I DPRD KBB.
“Beliau menggantikan posisi almarhum Lili Suheli di Komisi I. Kami berharap kehadiran Pak Asep bisa menambah energi baru dan gagasan segar bagi dewan,” kata Mahdi.
Mahdi menambahkan, dengan banyaknya agenda pembahasan di Komisi I, tambahan satu personel dengan latar belakang aktivis diyakini akan memperkuat kerja-kerja lembaga legislatif.
“Paling tidak, dengan adanya Pak Asep, semangat di Komisi I dan DPRD Bandung Barat secara umum akan semakin solid,” ujarnya.***





