Berita  

Muscab VI APDESI Kabupaten Bandung, Dua Calon Ketua

CITRAPEDIA.ID | Persaingan menuju kursi Ketua Dewan Pimpinan Cabang Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (DPC APDESI) Kabupaten Bandung dalam Musyawarah Cabang (Muscab) VI mengerucut pada dua kandidat. Pemilihan dijadwalkan berlangsung pada 6 November 2026.

Wakil Ketua APDESI Kabupaten Bandung, Rosiman yang akrab disapa Uwa Ros, mengatakan dua calon yang telah ditetapkan yakni Galih Hendrawan, Kepala Desa Tegalluar, Kecamatan Bojongsoang, dan Ismawanto Somantri, Kepala Desa Tenjolaya, Kecamatan Pasirjambu.

“Calon ketua setelah ditetapkan hanya ada dua calon, yaitu Galih Hendrawan, Kepala Desa Tegalluar Kecamatan Bojongsoang dan Ismawanto Somantri, Kepala Desa Tenjolaya Kecamatan Pasirjambu,” kata Uwa Ros melalui sambungan WhatsApp, Selasa (27/10/2026).

Setelah penetapan calon, tahapan berikutnya adalah pengundian nomor urut yang dijadwalkan pada 2 November 2026.

Sementara itu, pemilihan Ketua APDESI Kabupaten Bandung akan dilaksanakan pada 6 November 2026 pukul 13.00 WIB, setelah salat Jumat.

Tahapan tersebut menjadi bagian dari proses Muscab VI untuk menentukan kepemimpinan APDESI Kabupaten Bandung pada periode berikutnya.

Uwa Ros menegaskan, seluruh pemilik hak suara diberikan kebebasan untuk menentukan pilihan tanpa intervensi maupun arahan agar memilih salah satu kandidat.

Menurutnya, proses pemilihan diharapkan berlangsung secara demokratis dan objektif, sehingga keputusan akhir benar-benar mencerminkan kehendak para pemilik suara.

“Tidak ada intervensi ataupun arahan kepada semua pemilih ataupun yang mempunyai hak pilih untuk memilih ke salah satu calon, baik dari komunitas Badega ataupun APDESI. Diharapkan demokrasi terlaksana secara objektif, jadi silakan bebas untuk memilih calon ketua sesuai dengan kehendak masing-masing,” tegasnya.

Ia berharap Muscab VI APDESI Kabupaten Bandung dapat menghasilkan pemimpin yang mampu memperkuat soliditas organisasi, menjaga kekompakan antar kepala desa, serta memperjuangkan kepentingan pemerintahan desa.

Kepemimpinan baru tersebut juga diharapkan mampu mendorong peningkatan kesejahteraan kepala desa dan memperkuat peran APDESI dalam mendukung pembangunan desa di Kabupaten Bandung.***Betty.

You cannot copy content of this page