CITRAPEDIA | Masyarakat Tanah Abang kembali menggelar perayaan tahunan Lebaran Tenabang 2026 dengan tema “Tenabang Berbudaye”. Kegiatan yang telah memasuki tahun ke-9 ini digelar pada 19 April 2026 di Jl. KH Wahid Hasyim, depan Metro Tanah Abang, Jakarta, sebagai ajang mempererat silaturahmi sekaligus melestarikan budaya Betawi.
Lebaran Tenabang tidak hanya menjadi perayaan selepas Idulfitri, tetapi juga menjadi ruang kebersamaan bagi warga Tanah Abang, baik yang menetap di wilayah tersebut maupun yang datang dari berbagai daerah. Tradisi ini juga menjadi simbol persatuan masyarakat sekaligus bentuk pelestarian budaya Betawi di tengah kehidupan kota metropolitan.
Perayaan Lebaran Tenabang 2026 terselenggara berkat kolaborasi Sikumbang Tanah Abang bersama Karang Taruna Kecamatan Tanah Abang, serta mendapat dukungan dari Suku Dinas Kebudayaan Jakarta Pusat. Sinergi berbagai pihak ini menunjukkan komitmen bersama dalam menjaga dan mengembangkan budaya lokal agar tetap hidup di tengah perkembangan zaman.
Acara tersebut juga dihadiri oleh sejumlah pejabat wilayah hingga anggota DPRD dan DPR RI, yang turut memberikan dukungan terhadap upaya pelestarian budaya Betawi.
Ketua Umum Sikumbang Tanah Abang, Bang Buyung, mengatakan bahwa konsistensi menjadi kunci utama agar tradisi ini tetap terjaga dari generasi ke generasi.
“Lebaran Tenabang tahun ini sudah yang ke-9. Harapannya, generasi penerus dapat terus konsisten menjaga dan melestarikan budaya Betawi, khususnya di Tanah Abang dan Indonesia pada umumnya,” ujarnya.
Berbagai rangkaian kegiatan turut memeriahkan Lebaran Tenabang 2026, di antaranya hiburan musik tradisional dan modern, lomba seset kambing, talkshow budaya, pertunjukan seni tradisional Betawi, bazar kuliner khas, hingga sesi silaturahmi dan ramah tamah warga.
Ketua Panitia, Fajarullah, berharap kegiatan ini dapat semakin mempererat hubungan antarwarga serta menjaga nilai gotong royong yang menjadi ciri khas masyarakat Tanah Abang.
“Lebaran Tenabang bukan milik satu orang atau satu kelompok, tapi milik kita semua. Di sinilah kita saling menyapa, berbagi cerita, dan memperkuat rasa persaudaraan,” katanya.
Hal senada juga disampaikan Ketua Karang Taruna Kecamatan Tanah Abang, Bung Daryanto, yang menilai kegiatan ini menjadi ruang kebersamaan bagi seluruh warga untuk menjaga tradisi sekaligus mempererat hubungan sosial.
Dengan semangat kebersamaan, Lebaran Tenabang 2026 diharapkan menjadi momentum untuk terus merawat tradisi, memperkuat persaudaraan, serta menjaga kekayaan budaya Betawi agar tetap lestari di tengah dinamika kehidupan perkotaan.***





