CITRAPEDIA | Harapan baru mulai dirasakan warga Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, setelah akses jalan menuju lahan pertanian yang sempat terputus akibat bencana longsor kini kembali dapat digunakan.
Peresmian jalan sepanjang kurang lebih 300 meter tersebut dilakukan oleh Ketua Umum Garda Mawar, Fauka Noor Farid, bersama Pangdam III/Siliwangi, Mayor Jenderal TNI Kosasih. Pembangunan jalan itu terlaksana berkat donasi dari Garda Mawar yang dipimpin Fauka Noor Farid bersama seluruh anggotanya sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat terdampak bencana, Minggu 5/7/2026.
Keberadaan akses jalan tersebut diharapkan mampu mengembalikan aktivitas pertanian warga sekaligus mempercepat pemulihan perekonomian masyarakat Desa Pasirlangu pasca longsor.
Kepala Desa Pasirlangu, Nur Awaludin Lubis, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih serta Ketua Umum Garda Mawar Fauka Noor Farid beserta seluruh anggota Garda Mawar atas kepedulian dan kontribusinya.
“Alhamdulillah, kami mengucapkan terima kasih kepada Pangdam III Siliwangi dan Ketua Umum beserta seluruh anggota Garda Mawar yang telah mendonasikan sebagian hartanya untuk membangun jalan menuju lahan pertanian warga pasca bencana. Semoga menjadi ladang amal kebaikan bagi seluruh donatur dan memberikan manfaat besar bagi masyarakat kami,” ujar Nur Awaludin Lubis.
Menurutnya, pembangunan akses jalan tersebut menjadi langkah penting dalam mendukung keberlangsungan kehidupan masyarakat, khususnya para petani yang selama ini mengalami kesulitan menjangkau lahan mereka akibat bencana longsor.
“Dengan dibangunnya jalan ini, aktivitas pertanian dapat kembali berjalan. Semoga bantuan Garda Mawar menjadi tabungan amal kebaikan bagi Ketua Umum dan seluruh anggotanya,” tambahnya.
Masyarakat Desa Pasirlangu menyambut antusias selesainya pembangunan jalan tersebut. Mereka berharap semangat gotong royong, kepedulian, dan kolaborasi berbagai pihak terus terjalin untuk membantu percepatan pemulihan wilayah yang terdampak bencana.
Pembangunan akses jalan ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara unsur TNI, Masyarakat, dan pemerintah desa mampu menghadirkan manfaat langsung, khususnya dalam memulihkan aktivitas ekonomi dan sektor pertanian pasca bencana.***





