Bandung Barat Dukung Swasembada Pangan Lewat Panen Raya Serentak

BANDUNG BARAT,citrapedia.id– Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail bersama Wakil Bupati Asep Ismail menghadiri kegiatan Panen Raya Padi Serentak di 14 provinsi yang digelar secara daring bersama Presiden Republik Indonesia, Senin (7/4/2025) pagi. Acara ini dipusatkan di Desa Selacau, Kecamatan Batujajar, Kabupaten Bandung Barat.

Kabupaten Bandung Barat menjadi salah satu daerah penyangga ketahanan pangan nasional dengan potensi pertanian yang besar, terutama pada sektor tanaman pangan padi. Berdasarkan data Dinas Pertanian, luas tanam padi sawah di KBB sepanjang tahun 2024 mencapai 46.515 hektare dengan luas panen 43.766 hektare, menghasilkan produksi sebanyak 289.395 ton gabah kering panen (GKP). Rata-rata produktivitas mencapai 66 kuintal per hektare.

Untuk tahun 2025, Kabupaten Bandung Barat menargetkan luas tanam padi sebesar 35.419 hektare, dengan sasaran produksi mencapai 280.582 ton GKP sebagaimana tercantum dalam Keputusan Gubernur Jawa Barat.

“Potensi ini menunjukkan bahwa Bandung Barat memiliki peran penting dalam mendukung AstaCita Presiden Republik Indonesia poin kedua, yakni mewujudkan swasembada pangan,” ujar Bupati Jeje di sela kegiatan panen raya.

Kecamatan Batujajar sendiri dikenal sebagai wilayah strategis pertanian dengan luas baku sawah sebesar 861,59 hektare. Dari jumlah tersebut, Desa Selacau menyumbang 123,72 hektare lahan sawah irigasi yang mendapatkan pasokan air dari Daerah Irigasi (D.I.) Lagadar.

Pemkab Bandung Barat berkomitmen untuk terus memperkuat sektor pertanian sebagai pilar ketahanan pangan nasional dan daerah, dengan dukungan infrastruktur, teknologi pertanian, serta sinergi antara petani dan pemerintah.***

You cannot copy content of this page