Rotasi Pejabat di Bandung Barat, Bupati Jeje Lantik Puluhan ASN dan Kepsek

CITRAPEDIA|Pemerintah Kabupaten Bandung Barat kembali melakukan penyegaran birokrasi melalui pelantikan sejumlah aparatur sipil negara (ASN). Dalam prosesi yang dipimpin langsung Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail, puluhan pejabat struktural, fungsional hingga kepala sekolah resmi dilantik.

Pelantikan digelar di Lantai 2 Gedung Utama Kompleks Perkantoran Pemkab Bandung Barat, Ngamprah, Senin (27/4/2026).

Dalam kesempatan tersebut, dua pejabat menduduki Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) atau setingkat eselon II, disertai pelantikan 17 tenaga fungsional, 23 kepala sekolah, serta pengangkatan 25 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) menjadi PNS.

Pada rotasi jabatan tersebut, Yadi Azhar yang sebelumnya menjabat Inspektur kini dipercaya memimpin Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil). Sementara posisi Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) diisi Hendra Trismayadi.

Dengan rotasi tersebut, jabatan Inspektur di lingkungan Inspektorat untuk sementara masih kosong. Kondisi ini menambah daftar posisi pimpinan OPD yang belum terisi di lingkungan Pemkab Bandung Barat.

Sejumlah jabatan strategis yang sebelumnya kosong di antaranya Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR), serta DPMPTSP. Meski DPMPTSP kini telah terisi, posisi Inspektur justru kembali kosong.

Wakil Bupati Bandung Barat Asep Ismail didampingi Kepala BKPSDM Rega Wiguna saat sesi wawancara. (Foto: Chevi/CP)

Wakil Bupati Bandung Barat Asep Ismail mengatakan pemerintah daerah akan segera melakukan proses pengisian jabatan melalui mekanisme open bidding.

Didampingi Kepala BKPSDM Bandung Barat Rega Wiguna, Asep menjelaskan proses administrasi untuk seleksi terbuka jabatan pimpinan tinggi akan segera dilakukan agar posisi yang kosong dapat segera terisi.

“Untuk jabatan eselon II yang masih kosong ada lima posisi. Insya Allah sesuai arahan Pak Bupati, BKPSDM segera memproses administrasi open bidding sesuai SOP,” ujar Asep usai pelantikan.

Ia menargetkan dalam waktu sekitar tiga bulan proses seleksi terbuka tersebut dapat selesai sehingga kekosongan jabatan tidak berlangsung lama.

Selain itu, Asep juga memastikan pengisian jabatan kepala sekolah yang masih kosong akan dilakukan secara bertahap.

Kepada para pejabat dan ASN yang baru dilantik, ia berpesan agar segera menyesuaikan diri dengan tugas dan fungsi masing-masing serta memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal.

“Atas nama Pak Bupati, pelayanan kepada masyarakat jangan sampai terganggu. Semua yang dilantik harus segera menyesuaikan dengan tugas dan fungsinya,” pungkasnya.***


Kalau mau, saya juga bisa .

You cannot copy content of this page