Citrapedia.id | Musibah longsor yang melanda Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, meninggalkan duka mendalam bagi masyarakat. Akses jalan terputus, sumber air rusak, serta aktivitas warga sempat lumpuh akibat bencana tersebut. Namun, di tengah keterbatasan pascabencana, rasa syukur perlahan tumbuh seiring hadirnya bantuan dan kepedulian dari berbagai pihak.
Salah satu bantuan yang paling dirasakan manfaatnya oleh masyarakat adalah pembangunan puluhan titik sumur bor untuk memenuhi kebutuhan air bersih warga terdampak longsor. Bantuan ini menjadi harapan baru bagi masyarakat yang sebelumnya harus berjuang keras mendapatkan air untuk kebutuhan sehari-hari.
Ungkapan rasa syukur dan terima kasih pun mengalir dari Pemerintah Desa Pasirlangu dan masyarakat. Di tengah kondisi pascabencana yang masih serba terbatas, keberadaan sumur bor dinilai sebagai bukti nyata bahwa warga tidak dibiarkan berjuang sendirian.
Kepala Desa Pasirlangu, Nur Awaludin Lubis, menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas perhatian dan kepedulian yang diberikan kepada warganya.
“Alhamdulillah, di balik musibah yang kami alami, masih ada kepedulian dan kasih sayang dari banyak pihak. Bantuan sumur bor ini sangat kami syukuri. Saat ini pembangunan terus berjalan. Dari puluhan titik yang direncanakan, lima titik sudah selesai dan dapat dimanfaatkan warga, sementara beberapa titik lainnya masih dalam proses pengerjaan,” ujarnya, Selasa (10/2/2026).
Menurut Nur Awaludin Lubis, bantuan sumur bor tersebut merupakan kebutuhan yang sangat mendesak, mengingat longsor telah merusak sejumlah sumber air milik masyarakat. Dengan mulai berfungsinya beberapa titik sumur bor, warga kini dapat kembali memenuhi kebutuhan dasar air bersih secara lebih layak.
Ia juga menyampaikan ucapan terima kasih secara khusus atas nama Pemerintah Desa Pasirlangu dan seluruh masyarakat, baik korban selamat, ahli waris korban meninggal dunia, maupun warga yang terdampak bencana longsor.
“Atas nama Pemerintah Desa Pasirlangu dan seluruh masyarakat, baik para korban yang selamat, ahli waris korban meninggal dunia, maupun warga terdampak bencana longsor, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah Kabupaten Bandung Barat, Polres Cimahi, serta para donatur yang telah membantu pembangunan puluhan titik sumur bor. Sebagian sumur bor sudah mengalir dan dimanfaatkan warga, sementara sisanya masih dalam tahap pengerjaan,” tuturnya.
Ia menegaskan bahwa bantuan tersebut merupakan wujud nyata kepedulian dan sinergi antara Pemerintah Daerah Kabupaten Bandung Barat, Kapolres Cimahi, serta seluruh pihak terkait. Melalui pembangunan sumur bor ini, sumber air masyarakat yang sebelumnya rusak akibat longsor kini mulai kembali tersedia.
“Bantuan ini menjadi bukti hadirnya negara dan seluruh pihak di tengah masyarakat kami. Hingga saat ini, Pemerintah Desa Pasirlangu masih terus melakukan pembenahan infrastruktur serta menyalurkan bantuan logistik bagi para korban selamat dan warga terdampak,” lanjutnya.
Menutup pernyataannya, Nur Awaludin kembali menyampaikan doa dan rasa syukur atas seluruh bantuan yang telah diberikan.
“Sekali lagi kami ucapkan terima kasih atas segala bantuan dan kebaikan yang telah diberikan. Semoga Allah SWT membalas seluruh kebaikan Bapak dan Ibu yang telah meluangkan tenaga, pikiran, serta memberikan bantuan, baik berupa barang maupun dukungan lainnya,” pungkasnya.
Di tengah sisa-sisa longsor dan keterbatasan yang masih dirasakan, sumur-sumur bor yang mulai mengalir kini menjadi simbol harapan—bahwa dari sebuah musibah, selalu ada jalan untuk bangkit dan saling menguatkan.**





