Angin Kencang Robohkan Tiga Tiang Listrik di Pasirlangu

Citrapedia.id | Cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang melanda wilayah Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jumat (23/1/2026). Akibat peristiwa tersebut, tiga tiang listrik dilaporkan tumbang dan salah satunya menimpa rumah warga di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua.

Kejadian terjadi sekitar siang hari di Kampung Babakan Cibudah RT 006 RW 007, Desa Pasirlangu. Selain merusak rumah warga, tiang listrik yang roboh juga sempat mengganggu akses jalan di sekitar lokasi kejadian. Hingga Jumat sore, wilayah terdampak masih mengalami pemadaman listrik.

Foto Istimewa: Tiang listrik yang tumbang diduga karena ngin.

Kepala Desa Pasirlangu, Nur Awaludin Lubis, membenarkan kejadian tersebut. Ia menyebutkan bahwa angin kencang yang datang secara tiba-tiba menjadi penyebab utama tumbangnya tiang-tiang listrik tersebut.

“Curah hujan tinggi yang disertai angin kencang menyebabkan tiga tiang listrik roboh. Salah satunya menimpa rumah warga. Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini,” ujar Nur Awaludin Lubis saat dikonfirmasi.

Ia menambahkan, pemerintah desa bersama warga langsung melakukan langkah tanggap darurat dengan mengamankan lokasi kejadian serta membersihkan material yang menghalangi jalan. Pihak desa juga telah berkoordinasi dengan PLN untuk penanganan lanjutan.

“Kami sudah berkoordinasi dengan PLN agar segera dilakukan perbaikan. Namun sampai saat ini, listrik di beberapa titik masih padam dan menunggu proses penanganan lebih lanjut,” jelasnya.

Lebih lanjut, Nur Awaludin mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, mengingat wilayah Pasirlangu memiliki kontur tanah yang labil dengan banyak area curam, sehingga berpotensi terjadi longsor maupun tumbangnya pohon dan tiang saat cuaca ekstrem.

“Kami mengingatkan warga untuk waspada terhadap angin kencang dan curah hujan tinggi. Kontur tanah di Pasirlangu cukup labil dan banyak wilayah yang curam, sehingga rawan bencana,” tegasnya.

Ia juga meminta warga agar sementara waktu menghindari berteduh di bawah pohon besar, tiang listrik, maupun bangunan yang berpotensi membahayakan, serta segera melaporkan ke pihak desa jika menemukan kondisi lingkungan yang rawan demi keselamatan bersama.

You cannot copy content of this page